Tampilkan postingan dengan label Info Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Tips. Tampilkan semua postingan

Tips Cara Merawat Rambut Kering

ilustrasi

Info Sehat- Meskipun beberapa orang terlahir dengan rambut yang cenderung kering, sebagian besar rambut kering tidak disebabkan oleh masalah organik atau genetik. Kebiasaan buruklah yang menjadi penyebabnya. Paparan rambut dengan zat kimia keras seperti pewarna rambut, klorin di kolam renang, dan air panas dapat membuat rambut kering. Demikian juga dengan bersampo terlalu sering dan menggunakan alat tata rambut seperti hot comb (sisir panas), hot roller (penggulung panas), dan hair dryer (pengering rambut). Bahkan terlalu banyak paparan sinar matahari dan angin pun dapat membuat rambut kering.

Berikut tips merawat rambut kering :

1. Jangan menyampo berlebihan
Bersampo berlebihan adalah penyebab umum rambut kering. Banyak orang mengira bahwa mereka perlu menyampo rambut setiap hari. Hal itu justru menghilangkan minyak alami rambut. Di sisi lain, Anda juga tidak boleh terlalu jarang menyampo. Gunakan sampo paling tidak setiap tiga hari sekali. Sampo yang lembut dapat merangsang kelenjar-kelenjar minyak rambut.

2.Berlaku lembut terhadap rambut Anda
Rambut kering lebih mudah patah, pecah dan bercabang. Anda harus hati-hati merawatnya. Usahakan untuk mengeramas rambut Anda dengan lembut. Jangan menarik atau meregang rambut dengan gulungan-gulungan. Jangan menggosok kulit kepala dengan kuku-kuku jari. Selain dapat mematahkan rambut, hal itu dapat membuat kulit kepala teriritasi. Pijatlah rambut kepala Anda dengan ujung-ujung jari. Memijat kulit kepala akan merangsang kelenjar-kelenjar minyak rambut. Jangan menyisir rambut ketika rambut masih basah. Pilihlah sisir rambut yang lembut, terutama yang memiliki karet di ujung-ujung anak sisirnya.

3.Gunakan sampo yang lembut
Rambut kering memerlukan sampo lembut dengan keasaman sedang (pH 4,5 sampai 6,7). Beberapa orang menyarankan untuk menggunakan sampo bayi. Namun, itu bukan saran yang tepat. Sampo bayi memiliki pH tinggi (basa/alkali) sehingga justru membuat rambut lebih kering.

4.Gunakan kondisioner
Rambut kering memerlukan kondisioner. Gunakan kondisioner yang tidak mengandung alkohol karena alkohol mengeringkan rambut. Untuk rambut yang sangat kering, Anda perlu menggunakan body lotion. Gunakan body lotion sebagai kondisioner setelah Anda berkeramas sebelum tidur. Tutup kepala dengan shower cap selama Anda tidur dan bilas rambut sampai bersih di pagi hari.

5.Gunakan mayones
Mayones adalah bahan lain yang sangat bagus untuk rambut kering. Keramaslah rambut Anda dengan sampo kemudian ambil mayones satu sendok makan. Terapkan secara merata ke rambut Anda. Bungkus rambut Anda dengan pembungkus plastik selama 20-30 menit. Lalu, keramas lagi dengan sampo sampai bersih.

6.Gunakan telur
Pecahkan sebutir telur, campur dengan setengah cangkir air hangat. Aduk dengan baik. Terapkan ke rambut Anda secara merata. Bilas dengan air hangat sampai bersih. Anda tidak perlu menggunakan sampo lagi. Telur akan membersihkan kotoran di rambut Anda sekaligus meminyakinya, membuat rambut Anda berkilau.

7.Hindari panas
Penggunaan hot roller dan hot comb membuat rambut Anda kering. Hot roller lebih parah dampaknya karena meregang rambut saat panas menyusutkannya. Hot comb juga meregang rambut dan membuat rambut terpapar panas dalam waktu lama. Anda boleh menggunakan hair dryer untuk mengeringkan rambut. Setel hair dryer dalam panas kecil dan jangan menarik atau meregang rambut saat terpapar panas.

Tips Cek Kesehatan Lewat Warna Kuku Jari

Tips Cek Kesehatan Lewat Warna Kuku Jari
ilustrasi

Info Sehat - Kuku adalah bagian tubuh yang terdapat atau tumbuh di ujung jari. Kuku tumbuh dari sel mirip gel lembut yang mati, mengeras, dan kemudian terbentuk saat mulai tumbuh dari ujung jari. Kulit ari pada pangkal kuku berfungsi melindungi dari kotoran. Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh. Kuku adalah bagian dari tulang bukan protein.

Pada kulit di bawah kuku terdapat banyak pembuluh kapiler yang memiliki suplai darah kuat sehingga menimbulkan warna kemerah-merahan. Seperti tulang dan gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya sangat sedikit.

Pertumbuhan kuku jari tangan dalam satu minggu rata-rata 0,5 - 1,5 mm, empat kali lebih cepat dari pertumbuhan kuku jari kaki. Pertumbuhan kuku juga dipengaruhi oleh panas tubuh.

Nutrisi yang baik sangat penting bagi pertumbuhan kuku. Sebaliknya, kalau kekurangan gizi atau menderita anoreksia nervosa, pertumbuhan kuku sangat lamban dan rapuh.

Kuku yang sehat pada umumnya berwarna merah muda. Perubahan warna dan kondisi kuku jarang menjadi petunjuk pertama dari adanya penyakit serius dalam tubuh kita. Dalam kebanyakan kasus, penderita akan menunjukkan tanda-tanda atau gejala penyakitnya, sebelum perubahan warna pada kuku menjadi terlihat jelas. Warna kuku bisa dikelompokkan menjadi beberapa yaitu, hitam, biru, coklat, hijau, biru-hijau, abu-abu, kuning, pucat, ungu atau merah, dan masing-masing warna mengartikan sesuatu yang berbeda-beda.

Rajin-rajinlah memerhatikan kuku Anda. Karena kelainan pada kuku rupanya bisa menjadi salah satu indikator gangguan kesehatan. Jika Anda merasa memiliki masalah, segera temui dokter atau ahli kulit. Mereka biasanya akan melakukan tes pada kuku, di samping pengujian lainnya.


Berikut ini beberapa gejala yang bisa terlihat pada kuku :


1. Kuku berwarna putih
Hal ini mungkin menunjukkan adanya gangguan ginjal, hati atau anemia. Garis berbentuk pita putih yang berjajar pada kuku bisa menandakan kekurangan protein.


2. Bintik-bintik putih pada kuku
Dalam kebanyakan kasus, perubahan ini adalah karena kekurangan seng atau luka pada kuku. Namun bisa juga merupakan indikasi masalah internal tertentu seperti arthritis, atau tanda dari keracunan. Meskipun telah dikatakan bahwa garis putih bisa menjadi tanda gangguan kesehatan yang serius, adanya ini lebih mungkin akibat dari kekurangan zat besi atau zinc.


3. Daerah di bawah kuku berwarna putih
Ketika daerah berwarna putih terlihat di bawah kuku(biasanya di ujung kuku), biasanya menunjukkan infeksi jamur dan harus ditangani secara medis. Jika separoh kuku berwarna putih dan/ atau dengan bintik-bintik gelap, terutama pada ujung, mungkin menunjukkan penyakit ginjal.


4. Kuku berwarna abu-abu
Bisa menunjukkan adanya masalah arthritis, edema, kekurangan gizi, efek pasca operasi, glaukoma, masalah paru-paru, emfisema, atau penyakit kardio paru.


5. Kuku dengan warna biru
Hal ini mungkin menunjukkan adanya obstruksi paru, emfisema, atau penyakit paru-paru. Kuku yang berubah menjadi biru mungkin juga merupakan jenis sianosis yang disebabkan oleh kurangnya sirkulasi oksigen dalam sel darah merah. Hal ini juga bisa menjadi cerminan dari tingkat bentuk abnormal dari hemoglobin yang parah. Jika warnanya kembali normal setelah pemanasan dan pijat, penyebabnya adalah karena bagian tubuh kita tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup karena dingin, penyempitan jaringan/pembuluh darah, atau alasan lain. Jika kuku masih tetap biru, mungkin ada penyakit yang mendasari atau kelainan struktural yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memasok darah merah mengandung oksigen ke bagian tubuh.


6. Kuku berwarna hitam
Kuku hitam bisa menunjukkan tanda-tanda anemia, kekurangan vitamin B12, infeksi bakteri, penyakit ginjal kronis, masalah kelenjar adrenal, penyakit hati, kanker atau melanoma, deposito perak (logam berat), dan trauma.


7. Kuku berwarna hijau
Dapat disebabkan karena alergi bahan pembersih, infeksi bakteri seperti Bacillus, infeksi jamur, bahkan emfisema yang serius.


8. Kuku kuning
Hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada sistem limfatik, gangguan pernapasan, diabetes dan hati. Warna kuning di kuku juga mungkin akibat dari kondisi pernapasan seperti bronchitis kronis, atau dari pembengkakan tangan (lymphedema).

Pada sindrom kuku kuning, kuku menebal dan pertumbuhan kuku baru yang lambat mengakibatkan perubahan warna. Kuku yang terpengaruh dengan kondisi ini mungkin kurangnya kutikula, dan bisa lepas dari tempat kuku.


9. Kuku berwarna ungu
Mungkin adanya kekurangan oksigen, masalah pada peredaran darah, serta masalah bawaan.


10. Kuku berwarna merah
Kemungkinan menunjukkan adanya perdarahan otak, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyakit paru-paru, stroke, hingga keracunan karbon monoksida.


11. Samping kuku bergaris hitam
Hal ini mungkin menunjukkan tanda penyakit ginjal.


12. Kuku bergaris merah atau coklat
Garis berwarna pada kuku ini dikarenakan adanya perdarahan dibawah kuku, dan bisa disebabkan oleh endokarditis (radang selaput jantung), atau trichinosis (infeksi parasit dari daging babi matang). Garis yang berwarna biru tua di kuku bisa menjadi tanda kanker kulit. Garis-garis hitam kecil mungkin bisa menunjukkan adanya masalah pada jantung, dan garis-garis hitam tipis seringkali merupakan tanda penyakit jantung.


13. Bintik-bintik cokelat di bawah kuku
Bintik-bintik cokelat di kuku bisa menunjukkan gangguan kulit dan sendi disebut dengan psoriasis. Warna titik coklat kemerahan bisa menunjukkan kejadian kekurangan vitamin C, asam folat, atau protein.

Tips Mengatasi Kulit Bersisik

Tips Mengatasi Kulit Bersisik

ilustrasi

Info Sehat - Pernahkah anda mengalami kulit yang bersisik? Seseorang yang memiliki kulit yang cenderung kering biasanya lebih rentan mengalami masalah kulit bersisik. Selain itu mereka yang jarang menggunakan lotion atau sering terkena AC serta udara dingin juga menyebabkan kulit bersisik. Alhasil kulit akan tampak kasar dan ketika berdandan menggunakan make up pun menjadi tidak sempurna penampilannya.


Berikut beberapa Tips Mengatasi Kulit Bersisik:


1. Memakai Pelembab
Aplikasikan pelembab kepada bagian tubuh yang bersisik. Kulit yang berisik merupakan sel-sel kulit mati atau pun kulit yang mengalami kekurangan nutrisi. Memakai pelembab secara teratur dapat membuat kulit tampak lebih lembut, halus dan bebas dari kulit bersisik. Gunakan pelembab yang memiliki kandungan zat Hyaluronic Acid, alpukat, timun atau lidah buaya


2. Diet Seimbang
Diet yang seimbang secara teratur dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi gula maka akan membuat anda dehidrasi sehingga sebab kolagen tidak terbentuk dengan baik. Melakukan program diet seimbang juga dapat membuat kulit ternutrisi dengan baik karena asupan makanan yang alami.


3. Konsumsi Makanan Yang Mengandung Kolagen
Mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan kolagen dapat membuat kulit menjadi lembab secara alami. Makanan yang memiliki kandungan kolagen tersebut seperti ikan salmon, buah-buahan serta sayur-sayuran. Anda juga dapat memakai lotion serta essens yang memiliki kandungan kolagen untuk dapat diusapkan pada kulit.


4.Peeling
Anda juga dapat melakukan scrubbing yang bermanfaat sebagai peeling. Ini bertujuan untuk mengkikis sel-sel kulit mati serta dapat merangsang pertumbuhan sel kulit yang baru. Kulit pun akan lebih glowing serta halus.


5. Mandi Susu
Tak cuma itu saja cara yang lain yaitu dengan cara mandi susu. Apabila diterapkan dengan baik, mandi susu dapat membuat kulit kenyal dan juga halus dan cenderung tidak kering.